Bupati Serang Tegaskan Wisata Anyer Harus Kembali Mendunia

Bupati Serang Tegaskan Wisata Anyer Harus Kembali Mendunia
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan objek wisata Anyer -Cinagka harus kembali mendunia pasca tsunami dan gempa beberapa waktu lalu.                                                  

“Kami sangat sedih dengan kondisi objek wisata pasca tsunami dan gempa Selat Sunda. Tetapi kita harus bangkit, kita harus kembalikan kejayaan pantai dan harus kembali mendunia. Jangan putus asa, dengan kebersamaan kita pasti bisa,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan pada acara Color Fun Run di Anyer Serang, Minggu.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara berturut-turut menggelar dua rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) di Pantai Anyer. Yakni lomba mancing Selat Sunda yang dilaksanakan Sabtu (31/8/2019), dan Color Fun Run 10 Km yang digelar pada Minggu, (1/9/2019).

Ia menyatakan, dua kegiatan tersebut tidak lain adalah upaya untuk terus membangkitkan wisata Pantai Anyer dan Cinangka pasca tsunami dan gempa yang terjadi di Selat Sunda. Juga terus menggerakan ekonomi masyarakat di Kecamatan Anyer dan Cinangka.

Menurut Tatu, untuk membangkitkan wisata Pantai Anyer dan Cinangka, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah pusat hingga Pemkab Serang. Perlu dukungan dan upaya dari para pelaku wisata pantai, terutama para pedagang dan pemilik hotel.

Setidaknya, tiga hal yang perlu dilakukan sebagai prasyarat, yakni kebersihan, keamanan, dan keramahan.  “Para pedagang dan masyarakat harus sadar betul, tujuan wisata akan dipilih jika ada kebersihan. Anyer dan Cinangka Harus dijaga kebersihannya, agar terlihat asri.,” kata Tatu.

Tidak kalah penting menurut Tatu, tamu atau wisatawan harus merasa nyaman dan aman ketika berkunjung ke Anyer. “Kemudian kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Serang penuh keramahan. Jika tiga hal itu tidak dimiliki, jangan harap Anyer dan Cinangka bisa menjadi tujuan wisata. Sebab saat ini, persaingan objek wisata begitu ketat,” ujarnya.

Pada Lomba Mancing Selat Sunda, sekitar 270 angler turut berkompetisi dengan kategori hobi dan nelayan. Mereka berasal dari berbagai Kabupaten Kota di Banten, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga dari Sumatera Barat. Mereka mengambil spot mancing di perairan Pulau Sangiang.

Sementara pada Color Fun Run tidak kalah meriah. Sekitar 1.000 peserta ambil bagian. Mereka menikmati berlari sepanjang 10 kilometer dengan medan jalan raya dan Pantai Anyer. “Saya ucapkan terima kasih kepada peserta lari dan lomba mancing. Rangkaian AKCF akan terus kami lakukan, dan sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Serang. Kami sudah berikhtiar membangkitkan Pantai Anyer, dan mohon doa kepada semuanya,” kata Tatu.

Sementara saat membuka lomba mancing, Wakil Bupati Pandji Tirtayasa berharap, para peserta lomba mancing dan lomba lari, turut serta mempromosikan Pantai Anyer dan Cinangka. “Anyer saat ini aman dikunjungi wisatawan, dan mari kita bantu masyarakat Kabupaten Serang, untuk sama-sama mempromosikan objek pantai Kebanggaan Kabupaten Serang,” ujarnya.[]
Share :