Dispar Banten Punya Strategi Jitu Promosikan Pariwisata Banten

Dispar Banten Punya Strategi Jitu Promosikan Pariwisata Banten

Aktivitas pariwisata di Provinsi Banten sudah mulai tumbuh dan  berkembang, bahkan sudah mulai menjadi trend dan gaya hidup  tersendiri dalam masyarakat. Sehingga aktivitas pariwisata  diharapkan dapat menjadi sektor andalan yang mampu  menggerakkan sektor-sektor ekonomi lain yang terkait erat.

Provinsi Banten memiliki potensi pariwisata yang luar biasa banyak  dan variatif, tersebar di 4 kabuapten dan 4 kota, tercatat hampir 344  jenis wisata alam, 231 jenis wisata buatan dan hamper 591 jenis  wisata religi, sejarah budaya dan wisata ziarah. Oleh karena itu,  rasional sekali jika Dinas Pariwisata berkeyakinan dimasa depan  akan semakin meningkat jumlah kunjungan wisatawan yang datang  ke berbagai objek wisata yang ada di Provinsi Banten.

“Pariwisata dalam jangka panjang diprediksi akan mempunyai pertumbuhan yang positif serta dianggap sebagai sektor yang  strategis serta mampu menjadi media integrasi program antar  sektor,” Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati dalam Talkshow Spesial di Sultantv.co, baru-baru ini.

Menurutnya, strategi pemasaran bersinggungan dengan strategi destinasi  dikarenakan sifat dari keluaran (output) dari masing-masing strategi  tersebut keduanya beririsan. Keluaran dari strategi pemasaran  adalah menjadi superior di market place, sedangkan keluaran dari  strategi destinasi diantaranya adalah menjadi unggul dalam  persaingan (competitive avantage). Superior dan competitive  advantage adalah dua kata yang beririsan, karena keduanya  memilih arah untuk menjadi pemenang dalam persaingan.

Dengan latar belakang tersebut, maka dipilih terobosan ide gagasan upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui pemantapan strategi pemasaran pariwisata yang well organized” dengan proyek perubahan yang berjudul Strategi Pemasaran Pariwisata Banten Melalui Pendekatan Produk Wisata yang Berdaya Saing.

Upaya meningkatkan superior market yang berbasis pada destinasi yang Competitive Advantage sehingga berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan, maka penting artinya menerapkan strategi pemasaran dengan melakukan beberapa langkah strategis seperti mengidentifikasi dan menetapkan produk, wisata unggulan (destinasi dan event) yang memiliiki daya saing, menyusun konsep citra daerah melalui branding destinasi/atraksi pariwisata sebagai produk wisata yang berdaya saing, dan pemanfaatan teknologi informasi melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Daerah Provinsi Banten (Simparda) berbasis digital.[]

 

Share :