Cegah Wabah COVID-19, Pemkab Lebak Tutup Objek Wisata

Cegah Wabah COVID-19, Pemkab Lebak Tutup Objek Wisata

Pemerintah Kabupaten Lebak secara resmi menutup kegiatan objek wisata dan tempat hiburan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Kami minta semua pengelola usaha wisata dan tempat hiburan dapat menerima kebijakan penutupan kegiatan itu," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismayadin di Lebak, Kamis.

Pemerintah daerah melakukan penutupan objek wisata dan tempat hiburan tersebut untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang mematikan itu agar tidak masuk ke Kabupaten Lebak.

Dimana penyebaran COVID-19 sudah terjadi di beberapa daerah,termasuk di Provinsi Banten hingga penderita meninggal dunia.

Karena itu, pihaknya menutup seluruh kegiatan objek wisata dan tempat hiburan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor: 556/121-Dispar/2020, tentang imbauan bagi seluruh pengelola objek wisata dan tempat hiburan untuk menutup sementara selama masa pencegahan penyebaran virus Corona.

Penetapan SE tersebut juga diperkuat Maklumat Kapolri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Banten dan Bupati Lebak untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

"Kami berharap para pengelola wisata dan tempat hiburan bisa mematuhi penetapan surat edaran itu," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, objek wisata di Kabupaten Lebak itu di antaranya destinasi budaya masyarakat Badui, Wisata Alam, Wisata Religi, Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, Air Panas, Curug, Arung Jeram, Museum Multatuli dan Wisata Buatan.

Penutupan objek wisata dan tempat hiburan malam tersebut dipastikan berdampak terhadap perekonomian masyarakat, namun pihaknya berharap peyebaran COVID-19 tidak berlangsung lama.

"Kita berharap masyarakat agar tetap mendoa dan berdzikir agar penyebaran virus Corona tidak kembali menyerang bangsa Indonesia," katanya.

Kepala Gedung Museum Multatuli Rangkasbitung Kabupaten Lebak Ubaidillah Muktar mengatakan penutupan museum itu untuk mencegah penularan virus Corona yang membahayakan dan mematikan dan patut diwaspadai karena sudah menimbulkan korban jiwa.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendukung penutupan Museum Multatuli guna menjaga keselamatan dan perlindungan dari penyebaran virus Corona," katanya menjelaskan.[]
Share :