Dorong Industri Pariwisata, Kemenparekraf Gelar ICTM 2020

Dorong Industri Pariwisata, Kemenparekraf Gelar ICTM 2020

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung penyelenggaraan kegiatan Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020. 

Pagelaran ini dianggap sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan kembali perekonomian Indonesia lewat kegiatan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa sektor pariwisata harus membangun pariwisata yang berkualitas. Karena itu, salah satu bentuk implementasinya adalah kegiatan MICE yang diharapkan dapat mampu menyumbang devisa bagi negara.

Dari situ Kemenparekraf bekerjasama dengan PT Biztrips Teknologi Multimedia Solusi dan PT Global Mediacom Tbk menginisiasi kegiatan Indonesia Corporate Travel and Mice 2020 untuk para buyers dan sellers di Indonesia.


“Kegiatan ini bertujuan agar dapat memberikan motivasi positif kepada industri MICE Indonesia untuk terus berkarya di tengah keterbatasan yang ada,” kata Rizki Handayani dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Senin (6/9).

Pelaksanaan ICTM diharapkan dapat menjadi ajang untuk membangun kapasitas dan kapabilitas stakeholders MICE dengan saling berdiskusi dan memperluas networking untuk mendapatkan pemahaman yang baru. 


“Sehingga, sektor MICE kembali bangkit serta menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE yang aman, nyaman dan memiliki value proposition yang dapat menjangkau persaingan di dunia internasional,” lanjut Rizki.


ICTM sendiri akan diselenggarakan di 5 kota, yaitu Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta, dan Malang. Mulai pertengahan September sampai dengan akhir Desember 2020. Terdapat lima program utama, yang terdiri dari talkshowseller workshop, buyers meet sellers, buyers exchange forum, gala dinner, dan post tour.


Namun, pada pelaksanaan tahun ini, fokus utama ICTM lebih kepada program business to business yang akan mempertemukan 30 buyer dari korporasi besar di Indonesia dengan 30 sellers penyedia jasa MICE di Indonesia. Tidak lupa, kegiatan ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.[]

Share :