FGD Tahap II Kontinjensi Krisis Kepariwisataan (SOP Penyelamatan Wisatawan/Masyarakat di Destinasi Pariwisata) Provinsi Banten, Pentingnya Keselamatan Wisatawan

FGD Tahap II Kontinjensi Krisis Kepariwisataan (SOP Penyelamatan Wisatawan/Masyarakat di Destinasi Pariwisata) Provinsi Banten, Pentingnya Keselamatan Wisatawan
Objek wisata sudah seharusnya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP), karena faktor keselamatan wisatawan sangatlah penting saat berada di destinasi pariwisata, maka Dinas Pariwisata Provinsi Banten menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Tahap II Kontinjensi Krisis Kepariwisataan (SOP Penyelamatan Wisatawan/Masyarakat di Destinasi Pariwisata) Provinsi Banten.

(FGD) tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2021 bertempat di Aula Rapat Dinas Pariwisata Provinsi BantenFocus Group Discussion.

Pada Tahap II ini adalah tahapan dalam menginventarisir penilaian resiko kedaruratan dan penyusunan kontinjensi kepariwisataan Provinsi Banten.

Dihadiri oleh BALAWISTA dan perwakilan dari BASARNAS Provinsi Banten, BPS Provinsi Banten, Pos Pengamat Anak Gunung Krakatau, BMKG Serang, HPI, APGI, ASPERAPI, Pokdarwis serta ASPPI Banten.

Sebagai pembicara hadir M. Agus Setiawan A.W Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten,  Ade Ervin Ketua Umum Balawista Provinsi Banten dan Dody Espe Direktur Js Pro.



Share :