Launching Santri DigitalPreneur Indonesia

Launching Santri DigitalPreneur Indonesia
Para santri bukan hanya diajarkan keterampilan membuat konten akan tetapi juga dikenalkan bagaimana bisa menghasilkan produk-produk turunan dari sebuah hasil karya digital seperti merchandising,licensing dan activations.  Berbagai pelatihan yang akan diberikan antara lain, digital creative content, yaitu pembuatan animasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D).  Ke depan program ini diharapkan bisa terus berkesinambungan guna menjadikan para santri pemain utama dalam industri kreatif yang bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

“Pada perkembangan dunia digital santri dapat melakukan banyak hal seperti melakukan dakwah digital, menciptakan konten islami digital bahkan menciptakan UMKM yang berbasis digital”. Harapnya.

Selanjutnya, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Muhammad Neil El Himam saat sambutan nya mengatakan Santri DigitalPreneur Indonesia bertujuan untuk memberdayakan para santri untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teklonoligi digital.

“Tahun ini kan inisiasi diharapkan sukses sehingga dapat dilaksanakan kembali pada 2022 dapat terselenggara lagi dengan target 1.000 pondok pesantren”. Harapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Santri DigitalPreneur Indonesia 2021 merupakan pilot project yang diharapkan sukses dan bahkan pada 2022 diharapkan mencapai target 1.000 pondok pesantren.

Di era modernisasi para santri selain paham ilmu agama juga wirausaha, bahkan saat ini para santri sudah melek digital dan tak sedikit menjadi pelopor teknologi informasi yang bisa membawa manfaat nyata bagi Indonesia.

Pada Streaming YouTube Kemenparekraf dibuka oleh video sejarah perjuangan para santri yang turut berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, di awal berdirinya Pesantren tak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan namun sebagai fungsi dakwah.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Launching Santri DigitalPreneur Indonesia pada Senin, 13 September 2021 hadir sebagai pemandu acara yaitu Ali Zainal dimeriahkan oleh Aco LIDA, Kayla dan Sulis Cinta Rasul.  Hadir pula secara tatap muka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Industri dan Investasi Fadjar Hutomon dan Direktur Aplikasi Dan Tata Kelola Ekonomi Digital Syaifullah serta hadir secara daring Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, CEO Rumah Kisah Yuda Wirafianto dan beberapa tamu undangan lainnya.


Share :