Pelatihan Ekonomi Kreatif Pelaku Sale Pisang

Pelatihan Ekonomi Kreatif Pelaku Sale Pisang

Dinas Pariwisata Provinsi Banten melaksanakan Pelatihan Ekonomi Kreatif bagi Pelaku Usaha sale Pisang yang dilaksanakan pada tanggal 8 November 2021 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Drs.M. Agus Setiawan, A.W., M.Si turut dihadiri oleh Ketua Komisi III Provinsi Banten Ir. H. Gembong Sumedi, MM, Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata & Ekraf Hj.Linda Rohyati Fatimah, S.Sos, M.Si serta narasumber dari Owner Pelaku Usaha Sale Pisang Juragan Anom Wina Mira Meilinda dan Ketua Kelompok Sadar Wisata Provinsi Banten Lili Suheli.


Kepala Bidang SDM Pariwisata & Ekonomi Kreatif dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelatihan ini berjumlah 50 orang peserta dari kabupaten Lebak, diterangkan bahwa peserta didatangkan dari kawasan sentra industri sale pisang yg  menunjang destinasi wisata sawarna, Sehingga konsen untuk meningkatkan pembinaan lanjutan disekitar objek sawarna. Kedepannya akan dicari pengrajin sale pisang yg berasal dari Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Sementara ini pelatihan pelaku sale pisang difokuskan di Kabupaten Lebak yang mendukung destinasi wisata yang berlokasi di sekitar Kecamatan Cilograng, Sawarna dan Cibareno yang rata-rata masyarakatnya sudah memiliki usaha sale pisang dan kedepan akan ditingkatkan lagi ke sertifikasi bagi mereka yang sudah memiliki standar.


Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten menyampaikan ini bagian dari usaha membangun ekonomi kreatif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui pelatihan pelaku sale pisang ini  diharapkan bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif serta berkontribusi dalam mempromosikan destinasi wisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan.


Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Ir. H. Gembong Sumedi, MM mengapresiasi kegiatan tersebut.


Kalau bicara sale pisang, saya ingat Sawarna namun karena daerah perbatasan, banyak diakui oleh daerah tetangga.  Bagaimana kedepannya sale pisang Banten bisa mendunia bukan hanya indonesia, dari segi kemasannya, kualitas salenya itu sendiri, kita harus mempelajari dan memperbaikinya. Selain itu pemasarannya juga harus ditingkatkan, dengan adanya sosial media harus dimanfaatkan bahkan diviralkan. Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya untuk memajukan usaha ekonomi kreatif terutama para pelaku usaha sale pisang di Banten”.  Harapnya.

 

Pemerintah Daerah memiliki peran untuk meningkatkan kapasitas ekonomi kreatif di Banten, DPRD Provinsi Banten mendukung hal-hal yang menyentuh kemajuan ekonomi kreatif di Provinsi Banten yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
Share :