Lebarkan Sayap Promosi Produk Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi Banten Ikuti Pameran Nasional Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE)

Lebarkan Sayap Promosi Produk Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi Banten Ikuti Pameran Nasional Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE)

Pameran nasional Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE) dilaksanakan di Mall Nagoya Hill Shopping Mall yang berada di Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Dinas Pariwisata Provinsi Banten melalui seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif berpartisipasi dengan mengikuti pameran tersebut dan menampilkan beberapa produk UMKM Batik Banten, baju Baduy, jahe gula aren, ikat kepala Baduy, tas Koja Baduy, gula aren semut, madu kaliandra, kripik pare, abon ikan bandeng dan pangsit abon.


Partisipasi Dinas Pariwisata Provinsi Banten pada pameran nasional ini diharapkan dapat melebarkan sayap promosi produk ekonomi kreatif Banten mengingat Batam strategis karena berada di jalur pelayaran internasional dan berbatasan langsung dengan Singapura. Bersamaan dengan penyelenggaraan pameran, pada tanggal 15 Juni 2022 pun bertepatan dengan pembukaan kembali layanan penyeberangan laut menggunakan Kapal Feri Batam Fast tujuan Harbourfront Singapura.  Hal ini tentunya membuka gerbang penyeberangan juga gerbang transaksi bisnis dan wisata sehingga merupakan suatu kesempatan emas dalam momen yang bersamaan dengan pameran nasional, produk ekonomi kreatif Banten dapat dikenal baik oleh masyarakat di negara sendiri maupun dari Singapura. Pameran nasional ini berlangsung pada tanggal 16 hingga 19 Juni 2022 dan mendapat banyak perhatian dari para pengunjung mall hingga transaksi pembelian produk ekonomi kreatifnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Sri Haryati S.Ag selaku Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan jajaran.


Acara pembukaan pameran nasional tersebut diresmikan oleh Bapak Ardi Winata selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam didampingi Ibu Widia Zaskia selaku Direktur Utama PT. Furindo Artamas, dan dihadiri oleh Bapak Erick Ohee, SE, Par. MM selaku Kepala UPTD Museum Noken Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Bapak Ahmad Syarif Dimara selaku Seketaris Dinas Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Raja Ampat, Bapak H. Bustiansyah, ST. MT selaku Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Ibu Emilia selaku Kepala Bidang Promosi Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung, selanjutnya Bapak Ir. Suprianto selaku Kepala Seksi Pasca Panen Pengolahan hasil dan Pemasaran Holtikultura Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Timur, Bapak Muhammad Nuryan dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjung Pinang, Bapak Edi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo dan Ibu Harmadeli Yoesoep dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi.


Pada sambutan direktur utama PT. Furindo Artamas Ibu Widia Zaskia Penyelenggaran pameran ITTIE 2022 (BATAM PRORITAS) dimaksudkan untuk memperluas jaringan pemasaran produk daerah sehingga terjadi peningkatan pemasaran dan perdagangan antar daerah di dalam negeri, oleh karena itu apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan kepada pemerintah provinsi, kota dan kabupaten Serta BUMD/Instansi Pemerintah Maupun Para Pelaku UKM yang telah berpartisipasi pada pameran ini.



Sementara itu pada sambutan sekaligus membuka pameran yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik dan mengapresiasi atas pelaksanaan pameran ini, setelah kurang lebih dua tahun penyelenggaran pameran terdampak dengan adanya pandemi. Beliau mengatakan pameran ini sangatlah tepat dilaksanakan di Kota Batam selain merupakan kota bisnis juga sebagai salah satu pintu gerbang ke Singapura dan Malaysia. Hal ini merupakan kepentingan prioritas nasional dalam memajukan dan meningkatkan seluruh potensi yang dimiliki setiap daerah agar mampu bersaing di dunia usaha dalam dan luar negeri dan tentunya akan bedampak  pada peningkatan ekonomi nasional.


(fal/inkraf)
Share :