HOSPITOUR

HOSPITOUR

HOSPITOUR

“RESET” (Reinforcing Economic Sustainability by Empowering Local Tourism)

Pariwisata Indonesia saat ini tengah memasuki era baru setelah fase pandemi Covid-19 yang terkendali. Maka dari itu, Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat bekerja sama guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang profesional. Fakultas Pariwisata UPH turut serta dalam upaya meningkatkan kesadaran kaum muda untuk ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis pariwisata yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Hospitour. Dengan tema ‘RESET’ (Reinforcing Economic Sustainability by Empowering Local Tourism) pada tahun ini, Hospitour mengadvokasi pelaksanaan bisnis pariwisata berkelanjutan dan menghadirkan beragam acara seperti talkshow bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Founder of Wahyoo Peter Shearer, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Stephanie Riady, dan CEO Travacello Jonathan Thamrin dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten H. Al Hamidi, S.Sos, M.Si.


Rektor UPH, Dr (Hon) Jonathan L Parapak mengakui bahwa saat ini pariwisata tengah memasuki era baru, dimana sebelumnya pariwisata selalu berpusat ke Bali. Kini diharapkan bisa terpusat ke seluruh Indonesia dan saat memasuki dunia yang baru tersebut, perlu dipersiapkan tenaga-tenaga profesional. Dekan Fakultas Pariwisata UPH Prof Diena Mutiara Lemy, menuturkan Hospitour merupakan acara tahunan yang merupakan ajang ujian yang terintegrasi bagi mahasiswa bahwa setelah belajar selama sekian tahun, mahasiswa lalu diuji dan ditantang untuk menyelenggarakan event besar.

Hospitour ini juga memberikan tempat bagi beberapa kampus pariwisata untuk berkompetisi dan bertemu satu sama lain. Kemenparekraf dan UPH akan bekerja sama secara holistik, mulai dari pendidikan sampai kesiapan dari industri, research dan teknologi terutama digitalisasi dan isu-isu utama mengenai sustainability. Terlebih dengan adanya tatanan baru setelah pandemi, sehingga seluruh industri termasuk pariwisata harus lebih bangkit lagi dan kita membutuhkan sumber daya manusia pariwisata yang professional.

Sebagai salah satu institusi pendidikan di bidang pariwisata, FPAR UPH turut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran generasi muda untuk ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu, kami juga berharap seluruh rangkaian kegiatan yang digelar dapat menambah pengetahuan, melatih kemampuan, dan memotivasi para mahasiswa dari berbagai universitas, institusi, akademi pariwisata, dan sekolah tinggi pariwisata untuk menjadi pelaku pariwisata yang berkompeten dan bijaksana.

Fakultas Pariwisata UPH terus berupaya memperlengkapi mahasiswa dan lulusannya untuk turut andil dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan melalui kurikulum yang holistis, fasilitas terbaik, dan juga program-program yang inovatif.

(ris/sdm)

Share :