Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Kuliner Pembuat Sale Pisang

Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Kuliner Pembuat Sale Pisang

Peningkatan kompetensi dan sertifikasi kuliner sale pisang dilaksanakan pada hari Selasa 21 Juni 2022 di Aula Little Hula- hula Desa Sawarna Kabupaten Lebak. Dinas Pariwisata bekerjasama sengan Lembaga Sertifikasi Pariwisata (LSP) Pariwisata Nusantara untuk memberikan uji kompetensi sekaligus mensertifikasi para pelaku usaha kuliner sale pisang yang ada di wilayah Kabupaten Lebak.


Ketua LSP Pariwisata Nusantara Dian Putranto, SE, MM, berharap setelah adanya uji kompetensi ini, peserta yang lulus dan tersertifikasi mendapatkan pengakuan atau legalitas sehingga membuat konsumen atau pembeli memiliki kepercayaan pada produk UMKM.


Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hj.Linda Rohyati Fatimah, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa peserta yang akan di uji kompetensi dan sertifikasi sebanyak 50 orang peserta pelaku usaha kuliner sale pisang yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, Pelaku usaha kuliner Sale Pisang yang telah mengikuti pelatihan tingkat lanjutan, selanjutnya disertifikasi dalam uji kompetensi guna meningkatkan kualitas dari pelaku usaha itu sendiri.




Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata H. Al Hamidi, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya disampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun kebangkitan pariwisata, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan untuk memajukan pariwisata yang berkelanjutan. Dinas pariwisata baik Kabupaten maupun Provinsi Bersama-sama mendorong kemajuan pariwisata. Dalam Sertifikasi ini tidak hanya pelaku pengrajin diharapkan mampu untuk mempunyai kualitas yang baik tapi juga ada 4 produk inovasi sale pisang yang juga dimunculkan oleh peserta sehingga mampu mencapai Keunggulan Berdaya Saing.


Setelah adanya uji kompetensi ini, peserta yang lulus dan tersertifikasi mendapatkan pengakuan atau legalitas sehingga membuat konsumen atau pembeli memiliki kepercayaan pada produk UMKM. Pencapaian Standard dan juga kualitas Sumber Daya Manusia bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memberikan tingkat kepuasan yang di inginkan oleh wisatawan. Pelaku Ekonomi Kreatif juga harus mampu berinovasi sehingga Sale Pisang dan produk inovasinya bisa menjadi “Branding Identity” bagi kabupaten Lebak. Hasil Uji kompetensi adalah 50 peserta Sertifikasi dinyatakan “Kompeten”.



(ris/sdm)


Share :