Talk Show “Pengembangan Industri Kreatif di Banten”

Talk Show “Pengembangan Industri Kreatif di Banten”

Dinas Pariwisata Provinsi Banten telah melaksanakan talkshow (acara bincang-bincang) pada tanggal 14 Mei 2022. Dalam rangka ajang promosi media digital kanal online yang ditayangkan pada kanal youtube Dinas Pariwisata Provinsi Banten.


Pada kesempatan talkshow ini mengangkat tema “Pengembangan Industri Kreatif di Banten” isu ini dianggap penting diangkat karena pandemic covid-19 yang sudah reda sehingga perlu adanya pengembangan industry kreatif untuk pemulihan pariwisata Banten. Talkshow diselenggarakan di ruang Teras Ebe Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Acara talkshow ini dipandu oleh Anggara Dias Ramadhan dan sebagai narasumber pada talkshow ini adalah Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ibu Sri Mulyati, Ketua Gekraf Banten Bapak Agung Winarto, dan Pelaku Ekonomi Kreatif di Bidang Kuliner Ki Sunda.


Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ibu Sri Mulyati menyebutkan bahwa adanya Peraturan Gubernur terkait kebijakan ekonomi kreatif yang dimotori oleh Biro Ekonomi.


“Pemulihan ekonomi dan kebijakan yang telah dilakukan Gubernur Provinsi Banten untuk ekonomi kreatif yaitu membentuk Peraturan Gubernur (PERGUB) khusus ekonomi kreatif yang dimotori oleh Biro Ekonomi. Hal tersebut juga menjadi tanggungjawab bersama salah satunya Dinas Pariwisata”. Ungkap Ibu Sri Mulyati


Peraturan Gubernur (PERGUB) terkait ekonomi kreatif bersinergi dengan beberapa OPD dan memberikan support seperti memfasilitasi event ke luar daerah dan pembinaan kreatifitas.


Pada kesempatan yang sama, ketua GEKRAF Banten, Bapak Agung Winarto menyebutkan bahwa Gekraf merupakan gerakan ekonomi kreatif nasional dengan inisiator Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (MENPAREKRAF) mengenai ekonomi kreatif di Indonesia yang memiliki potensi besar dan menopang sumber daya manusia (SDM) dalam beberapa sektor pekerjaan. Terdapat sekitar 17 juta pekerja bersandar pada ekonomi kreatif.


“Gekraf memiliki tujuan bersama-sama untuk menggerakan ekonomi kreatif dan menjadi kontropatifnya pemerintah serta merangkul semua elemen”. Ungkap Bapak Agung Winarto


Ki Sunda merupakan seorang pelaku ekonomi kreatif yang memiliki keprihatinan terhadap oleh-oleh khas Banten yang tidak terkenal di masyarakat luas sehingga beliau memiliki inisiatif untuk mempromosikan kuliner khas Banten.


Sinergi Dinas Pariwisata Provinsi Banten dengan para stakeholders yaitu bersama-sama memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya memberikan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada para pelaku ekonomi kreatif.

(deq/pemasaran)


Share :