Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata (Desa Sawarna Kabupaten Lebak)

Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata (Desa Sawarna Kabupaten Lebak)

Dinas Pariwisata Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata yang diselenggarakan pada tanggal 14 Juli 2022, di Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kelima yang sebelumnya sudah dilaksanakan dilokasi yang berbeda. Untuk pelaksanaan yang pertama dilaksanakan di Desa Cibareno Kabupaten Lebak, yang kedua di Desa Tambang ayam Kabupaten Serang, yang ketiga di Desa Citorek Kabupaten Lebak dan di Telaga Biru Kampung Cigaru Desa Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Bapak H. AL HAMIDI,S.Sos, M.Si dan dipandu oleh moderator Kepala Seksi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata yaitu Dra. Tri Sukesi, M.Si dengan Narasumber yaitu Bapak Lili Suheli dari Ketua Pokdarwis Provinsi Banten. untuk Peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Pemerintah Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Pokdarwis/Pengelola Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Pengelola objek wisata Pantai Ciantir Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Tokoh Masyarakat Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Tokoh Agama Desa Sawarna Kecamatan Bayah.


Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah dan pemerintah daerah (Undang-Undang Kepariwisataan No.10 tahun 2009). Jika dipandang dari dimensi akademis pariwisata didefinisikan sebagai studi yang mempelajari perjalanan manusia keluar dari lingkunganya, termasuk industri yang merespon kebutuhan manusia yang melakukan perjalanan. Lebih jauh lagi pariwisata mempelajari dampak yang ditimbulkan oleh pelaku perjalanan maupun industri terhadap lingkungan sosial budaya, ekonomi, maupun lingkungan fisik setempat.

Peranan pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi lokal sangat penting, dalam hal ini pemerintah daerah berperan menjalankan fungsinya sebagai pelopor pengembangan, koordinator, fasilitator, dan stimulator. Peranan pemerintah daerah juga sangat diperlukan dalam hal memperhatikan infrastruktur yang digunakan dalam kegiatan bisnis dan industri, serta peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Selain pemerintah daerah, peranan swasta dan kelompok masyarakat juga diperlukan dalam kegiatan manajemen wilayah.

Desa wisata merupakan kawasan perdesaan yang menawarkan berbagai kehidupan sosial, ekonomi dan budaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan berbagai komponen wisata. Sejalan dengan dinamika perkembangan pariwisata saat ini, bahwa kegiatan pariwisata tidak hanya terpusat di kota-kota besar namun sudah merambah ke wilayah pedesaan, terbukti dengan banyaknya desa-desa yang sudah berhasil mengembangkan potensi wisatanya yang dikelola dengan baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli desa dari sektor tersebut. Bahkan saat ini beberapa desa yang sudah tidak menerima dana desa dari pemerintah karena telah menjadi desa mandiri yang mampu mengelola potensi daerahnya dengan baik, salah satunya dengan pengembangan desa wisata. Pengembangan desa wisata dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan bagi desa dan masyarakatnya, sehingga jika peluang ini dapat ditangkap oleh pemerintah desa dan masyarakatnya, maka berdampak pada peningkatan ekonomi dengan pengembangan desa wisata tersebut. Disamping itu pengembangan desa wisata hendaknya dapat menjaga kelestarian budaya masyarakat pedesaan melalui keterlibatan masyarakat sebagai pelaku kegiatan pariwisata di desanya.

Pantai Ciantir, desa Sawarna kecamatan Bayah merupakan salah satu desa di Kabupaten Lebak yang memiliki potensi alam dan budaya yang besar untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Melihat hal itu dibentuklah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Sawarna yang bertugas mengembangkan pariwisata di Desa Sawarna. Hal ini dilakukan karena kegiatan pariwisata secara langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat sehingga diharapkan akan membawa dampak positif terhadap masyarakat.

Sosialisasi ini terjadi di lokasi destinasi yang dilakukan di area terbuka sebagai bentuk program kegiatan pemberdayaan masyarakat destinasi pariwisata dalam pendampingan penguatan potensi ekonomi lokal dengan tujuan untuk membangun kesadaran masyarakat serta menggerakkan potensi destinasi yang ada dan nantinya dapat dikelola serta dikembangkan dengan baik, Sehingga mampu mendorong partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mewujudkan iklim yang baik bagi tumbuh kembangnya kegiatan kepariwisataan di Provinsi Banten sehingga masyarakat ikut menikmati manfaatnya.

Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah “Banten Sehat, Pariwisata Mengeliat, Ekonomi Kuat”. dan materi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten terkait kebijakan pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi antara lain Pembangunan berbagai objek Destinasi wisata di 8 Kab/Kota, Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata, Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata, Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Pariwisata.  Selain hal tersebut juga disampaikan tentang Pembangunan Destinasi Pariwisata yang telah dilakukan di Wisata Alam Cikujang Kabupaten Lebak yaitu Pembuatan Selfie Deck, di wisata alam bukit Curahem yaitu Pembangunan Toilet Wisata dan wastafel, wisata religi wongsagati di Kecamatan Sagira Kabupaten Lebak, pembangunan Toilet Wisata dan wastafel, Pembuatan toilet wisata, dermaga wisata dan kapal kano/sepeda air di pantai Citarate desa Cirendeu Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak, Pembuatan Landmark dan jalur pedestrian di pantai Muara Cibareno desa Cibareno Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak. Pembuatan jalur pedestrian Curug Kanteh desa Cikatomas Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak, pembuatan jalur pedestrian, gerbang wisata, Selfie Deck dan atraksi wisata di Shorea Forest Curahem Kecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak, dan untuk tahun anggaran 2022 Dinas Pariwisata Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan Destinasi sedang melakukan pembangunan menara pandang dan jalur pedestrian di desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak. Serta peningkatan kompetensi SDM pariwisata diantara lain Sertifikasi Badan penyelamat Wisata Tirta (BALAWISTA), Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Pemandu Wisata HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), Tour Guide, Pemandu GOA, Pemandu Gunung dan Pemandu Ekowisata dan dilanjutkan materi dari Ketua POKDARWIS Provinsi Banten yang dimana beliau menyampaikan Peningkatan Ekonomi masyarakat melalui pengelolaan Homestay di Lokasi Destinasi Wisata.

Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat bersama-sama mewujudkan potensi ekonomi lokal karena sejalan dengan semangat dari pemerintah pusat melalui tagline Sapta Pesona untuk mewujudkan masyarakat Provinsi Banten menjadi lebih sehat, pariwisata menggeliat, dan ekonomi masyarakat semakin kuat.

(riz/destinasi)
Share :