Penetapan Daya Tarik Wisata Unggulan Provinsi

Penetapan Daya Tarik Wisata Unggulan Provinsi

Pada tanggal 29 November 2022, berlokasi di Ruang Rapat BBNKB Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Dinas Pariwisata Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata pada seksi pengembangan daya Tarik wisata melaksanakan kegiatan penetapan daya Tarik wisata unggulan provinsi. Diadakannya kegiatan ini bermaksud agar penetapan Daya Tarik Wisata di Provinsi Banten melalui media atau program destinasi wisata Kabupaten/Kota dapat teridentifikasi dan terkategorikan baik yang sudah maju maupun yang sedang berkembang. Sedangkan kegiatan ini bertujuan agar penghimpunan daya tarik wisata di Kabupaten/Kota dapat tersusun secara efektif dan efisien.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Bapak H. AL HAMIDI S.Sos, M.Si  yang membahas Arah dan kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dalam pembangunan di sektor pariwisata di Provinsi Banten khususnya untuk Penetapan Daya Tarik Wisata Unggulan di Provinsi Banten. Dipandu oleh moderator Kepala Bidang Pengembangan Destinasi yaitu Hj. Tunul Lasniatin S.pd, MM yang membahas Tata kelola daya Tarik wisata di Provinsi banten dengan Narasumber yaitu ibu  A Cut Muthia Ahmad M yang merupakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten membahas Kebijakan DPRD Provinsi Banten terkait Kepariwisataan di Provinsi Banten, serta bapak Ahmad Jueni dari Konsultan Programmer yang membahas Pengenalan model program/aplikasi penghimpunan dan pengkategorian daya tarik wisata. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Dinas Pariwisata di 8 Kab/Kota Provinsi Banten, Pokdarwis/Pengelola Desa Wisata Provinsi Banten dan Pokdarwis/Pengelola Desa Wisata di 8 Kab/Kota Provinsi Banten.


Penetepan daya tarik wisata unggulan Provinsi dilaksanakan dengan maksud agar destinasi wisata dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan. Destinasi dapat tertata lebih baik dan dapat diminati oleh wisatawan baik dalam maupun luar Provinsi Banten. Penetapan daya tarik wisata melalui media atau program dilakukan untuk memudahkan pengkategorian serta daya Tarik sehingga proses penghimpunan data dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Pada kegiatan ini pun peserta diperkenalkan sebuah program yang nantinya akan digunakan untuk penghimpunan data dan pengkategorian daya tarik wisata di Kabupaten/Kota, mana daya Tarik yang masih rintisan sampai yang unggul atau mandiri. Peserta pada rapat ini menyambut dengan baik dengan direncanakannya dibentuk suatu program yang dapat mengkategorikan daya Tarik wisata di Kabupaten/Kota. Peserta ikut serta dalam merancang atau memberikan saran-saran data apa saja yang sebaiknya ada pada program yang akan dibentuk. Peserta pun mengapresiasi ide ini, dikarenakan proses pengumpulan dan pengkategorian daya Tarik wisata di Kabupaten/Kota dan berjalan secara efektif dan efisien.

(riz/destinasi)
Share :