Focus Group Discussion Pengembangan Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional (SISPARNAS)

Focus Group Discussion Pengembangan Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional (SISPARNAS)

Dinas Pariwisata Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional (SISPARNAS) yang dananya bersumber dari APBN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF), diselenggarakan pada tanggal 1 Desember 2022, di Hotel Le Semar Sumurpecung Kecamatan Serang, kota Serang, Banten. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten bapak H. AL HAMIDI, S.Sos, M.Si dan dipandu oleh moderator bapak Rival dengan Narasumber yaitu bapak Dr. Mahdani, SE, ST, M.Si, MM dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan bapak Bambang Widjonarko SP, MM dari Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. untuk Peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Dinas Pariwisata di 8 Kab/Kota Provinsi Banten, Tenaga Surveyor Dinas Pariwisata di 8 Kab/Kota Provinsi Banten.

Sistem informasi kepariwisataan nasional merupakan sebuah platform data keberadaan obyek wisata, atraksi dan ketersediaan infrastruktur pendukung dari seluruh regional di Indonesia. Menggunakan inovasi teknologi big data dan pendekatan adaptif untuk memetakan baik dari segi potensi maupun penguatan sector pariwisata. Untuk memperjelas dan memperkuat penyelenggara data maka dibentuklah Dewan Pengarah untuk mengkoordinasikan dan menetapkan kebijakan terkait penguatan dan perbaikan tata kelola data pemerintah serta mengkoordinasikan penyelesaian permasalahan dan hambatan pelaksanaan tata kelola data pemerintah. Forum satu data di tingkat provinsi maupun daerah merupakan wadah komunikasi dan koordinasi antara Pembina Data (BPS Provinsi, BIG, Bappeda dan Diskominfo), Walidata (Diskominfo), Walidata Pendukung (unit kerja pengelola data di PD), Walidata Kabupaten/Kota (Diskominfo Kab/Kota) dan Produsen Data (Perangkat daerah dan Swasta) untuk menyelesaikan permasalahan penyelenggaraan SDI.


Wujud dari satu data pembangunan yang ada di Provinsi Banten disebut Lumbung Data. Lumbung Data berfungsi sebagai pembuatan laporan yang paling umum dilakukan. Dengan menggunakan query sederhana didapatkan laporan perhari, perbulan, pertahun atau jangka waktu kapanpun yang diinginkan. Dalam mendukung sasaran strategis pariwisata dan ekonomi kreatif (RPJMN 2020-2024) Badan Pusat Statistik menghasilkan data dari segi pariwisata terdapat devisa pariwisata dilakukan survei digital wisatawan nasional, wisatawan nusantara melalui Mobile Positioning Data (MPD), wisatawan mancanegara melalui mobile P4ositioning Data (MPD) dan kompilasi data dari Dirjen Imigrasi, Kegiatan ini merupakan kegiatan yang mengedukasi peserta mengenai pemahaman atas pentingnya data dan informasi bagi pengembangan pariwisata dan juga melengkapi basis data kepariwisataan daerah serta data tersebut dapat dikelola secara digital dan terintegrasi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

Diharapkan dari kegiatan ini para peserta bersama-sama mewujudkan Indonesia sebagai negara dengan tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat, serta Destinasi pariwisata yang aman, nyaman, menarik, mudah dicapai, berwawasan lingkungan, meningkatkan pendapatan nasional, daerah dan masyarakat. Dengan lengkapnya data digital kepariwisataan daerah yang terdigitalisasi dari daerah sampai pusat maka diharapkan Indonesia siap memasuki transformasi industri digital pariwisata.

(riz/destinasi)
Share :