Menikmati Eksotisme Pulau Oar

Menikmati Eksotisme Pulau Oar

Dinginnya malam tidak menyurutkan niat kami untuk terus melakukan perjalan menuju salah satu tempat wisata di dekat kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang Banten, yaitu Pulau Oar. Sekitar pukul 19.00, saya dan rombongan yang berjumlah 5 orang berangkat dari Kota Serang. Disaat yang lain sedang bermalam minggua, kami justru memilih Pulau Oar untuk menghabiskan akhir pekan.

Pertama kami melewati pusat Pemerintah Kabupaten Pandeglang menuju Labuan hingga Kecamatan Cibaliung. Kecematan Cibaliung merupakan salah satu daerah yang cukup jauh dari pusat pemerintah sehingga infrastrukturnya pun belum terperhatikan dengan baik seperti jalan, penerangan jalan umum hingga jarak antar rumah yang cukup jauh. Jadi jangan heran jika hutan-hutan masih berjajar di pinggir jalan. Perjalanan di malam hari memang menyisakan kesan tersendiri, ya membelah gelapnya malam ditemani riunya suara serangga malam.

Hasil gambar untuk pulau oar banten

Setelah tiga jam perjalanan, akhirnya kami sampai di Kecamatan Cibaliung sekitar pukul 10:30 malam. Namun kami tidak langsung menuju pulau, karena di malam hari tidak ada kapal yang siap mengantarkan. Selain tidak bisa melihat keindahan pulau oar dengan jelas, air laut yang sedang pasang juga akan membahayakan. Jadi kami memeutuskan untuk menginap disalah satu rumah teman yang kita kenal, Saepudin. Aep, panggilan akrab Saepudin, sudah sering menyebrang ke Pulau Oar untuk sekedar melepas penat dan berenang di pulai tak berpenghuni itu.

Pelan-pelan aku mulai mengelah nafas. Kesejukan udara yang asri kurasakan penuh nikmat, tanpa polusi kendaraan seperti yang ada di kota. Kesegaran ciri khas bau pepohonan dan bau tanah semakin membuat jantungku berdenyut lebih sehat. Tiap helai rambut dan bajuku berkibar cukup meriah dari terpaan angin sepoi-sepoi. Aku belum ingin membuka jendela mata. Masih ingin terus menikmatinya beberapa detik lagi. Tapi ah sudahlah, aku tak sabar ingin menyapa alam yang sudah di depan mata.

Kicauan burung-burung diiringi sinar mentari pagi yang menembus dahan-dahan pohon dengan sedikit mendung mengawali keberangkatan kami menuju pulau Oar sekitar pukul delapan pagi. Butuh waktu satu jam untk bisa sampai di pelabuhan sumur tempat kami menyebrang. Dari Pelabuhan Sumur ke Pulau Oar mengahbabiskan waktu sekitar 15 menit. Kami menyewa sebuah kapal kecil berkapasitas lima hingga sepuluh orang, harganya mulai dari Rp 400 hingga Rp 700 ribu per kapal plus alat untuk snorkling sesuai dengaan jumlah orang. Setelah nego dengan tukang kapal, akhirnya kami dapat harga yang cukup murah yaitu 500 ribu, harga ini termasuk antar jemput pulau.

Objek wisata Pulau Oar Pandeglang Banten ini terletak tidak jauh dari Pulau Umang dengan kondisi pulau yang masih asri. Sehingga para wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan alami dari objek wisata tersebut. Tidak seperti beberapa pulau terkenal yang ada di Banten dengan kondisi air yang sudah mulai tercemar, Pulau Oar justru memiliki keindahan pasir putih dengan air laut yang masih bebas dari sampah sehingga terlihat bening dan menyegarkan.

Ketika menyebrang ke Pulau Oar, beberapa nelayan dengan kapal-kapal yang sudah berjajar rapi di tepi pantai. Sebagian hendak pulang, sebagian masih sibuk menjaring ikan. Kebanyakan warga pesisir memang memanfaatkan laut sebagai mata pencaharian, maka tidak heran, jika banyak juga bagan-bagan ikan yang terpasang di sepanjang laut.

Gemericik air hujan yang tak telalu deras cukup membuat kami khawatir, ombak yang tidak lagi tenang sempat membuat kapal bergoyang, tak ayal perut yang belum sempat terisi sediki mual, belum lagi takut akan hal yang tak diinginkan terjadi. Walaupun kami bisa berenang, namun, jika di laut lepas seperti ini, tetap saja agak merinding membayangkannya. Tapi syukurlah, kami selamat sampai di Pulau Oar, cuacanya pun sedikit berubah ubah, dari cerah kemudian mendung dan diakhiri dengan hujan yang tidak terlalu deras. 

Hasil gambar untuk pulau oar banten

Sesampainya di pulau, kami disambut deburan ombak yang tenang dengan hamparan pasir putih nan halus yang seakan menarik kaki kamu untuk segera melompat ke dalam air yang biru jernih itu. Pulau ini beteul-betul asri dengan laut yang bersih tanpa sampah, yang memang seharusnya seperti itu, kesan pertama pun cukup megesankan membuat kami ingin menjelajahi setiap tempat yang ada di pulau ini.

Berbagai kegiatan bisa dilakukan bersama teman-teman, salah satunya  adalah snorkeling. Pihak pengelola kawasan wisata Pulau Oar ini juga menyediakan penyewaan alat snorkeling yang cukup memadai dan aman untuk digunakan oleh para pengunjung agar bisa melihat berbagai macam jenis ikan dan terumbu karang saat melakukan kegiatan snorkeling ini. Pulau yang bertetangga dengan Pulau Oar ini adalah Pulau Umang dan Pulau Pecang. Biasanya pengunjung pulau-pulau tersebut juga sering menghabiskan waktu untk snorkeling di Pulau Oar karean Pulau Umang hanya dijadikan sebagai tempat persinggahan atau peristirahatan saja seperti hotel, vila atau home stay.

Keadaan pantai yang tidak berkarang, ombangknya yang tidak terlalu besar, memungkinkan kami untuk berenang sepuasnya, dan ber-snorkling karang-karang cantik serta ikan-ikan kecil yang malu-malu memanjakan mata. Meskipun kami hanya berani berenang di pinggirannya saja, dengan air ketinggian dada orang dewasa, tapi keindahan dan kepuasan batin yang kami rasakan tak ada duanya. Tidak lupa, berbagi momen kami abadikan melalui kamera selain sebagai kenang-kenangan, tapi juga, untuk eksis di sosial media.

Disini juga terdapat gazebo yang disediakan oleh penegelola, namun jika ingin menggunakan fasilitas gazebo, pengunjung diwajibkan membayar kembali sebesar Rp. 100  ribu rupiah. Jika Anda beruntung, hewan-hewan seperti biawak juga bisa temui di sini. Senja mulai menyapa, matahari sedikit demi sedikit memudarkan cahayanya, cuaca yang semakin buruk dengan guyuran hujan, memaksa kami untuk segera kembali ke daratan, sekitar pukul 16.00 sore kami dijemput kembali oleh petugas kapal, keindahan pulau Oar tak akan pernah kami lupakan.

Share :

Order form

 Your Order has been sent successfully. We will contact you as soon as possible.
Error: Please try again