HUT Banten, Gubernur Minta Warisan Banten Harus Dijaga Bersama

BY

Pada perayaan HUT Provinsi Banten yang ke-17, Guberur Banten Wahidin Halim mengatakan, pada masa Kesultanan Hasanuddin di abad 16-17 Masehi, Banten pernah berjaya. Saat masa kesultanan, semua sektor seperti pertanian, ekonomi, dan pendidikan keagamaan berkembang pesat. Tak hanya itu, Banten juga memiliki potensi alam, budaya, pantai dan laut yang menarik yang harus  ditunjang oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompeten untuk menata destinasi wisata Banten.

“Banten pernah berjaya. Warisan yang ada tentu harus kita jaga bersama dan kembangkan dengan baik. Perbaikan infrastuktur seperti jalan dan jembatan secara bertahap akan terus menjadi perhatian kami, termasuk mendukung pendidikan Banten sehingga mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional,” ujar WH, sapaan akrab Wahidin Halim usai menghadiri Rapat Paripurna di gedung DPRD Provinsi Banten, Rabu (4/9/2017).

Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT Ke-17 Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, terdapat nilai penting dalam peringatan hari jadi ke-17 Banten, diantaranya menggali kembali nilai-nilai kejuangan pembentukan Provinsi Banten sebagai penyemangat pembangunan ke depan.

“Seperti disebutkan Gubernur, untuk mengolah kekayaan alam dan budaya di Banten, peningkatakan sumberdaya manusia sangat penting, termasuk dalam pengelolaan destinasi pariwisata,” kata Eneng yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Serangkaian kegiatan Hari Jadi ke-17 Provinsi Banten diawali dengan upacara peringatan hari jadi ke-17 Provinsi Banten dan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Masjid Raya Albantani, kemudian dilanjutkan dengan Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Banten.

HUT ke-17 Banten ini juga akan disemarakan dengan berbagai kegiatan yang digelar OPD-OPD di lingkungan Pemprov Banten. Seperti pada 8 Oktober digelar kontes ternak tingkat nasional, Banten Expo 2017, Fun Rally wisata, eksebisi olah raga tradisional, kejurda 4 cabor, sepakbola piala gubernur dan gerak jalan kebangsaan pemuda.

Selanjutnya pada 21 Oktober dihelat pemilihan putra-putri bahari dan bersih-bersih pantai, penghargaan pengelolaan keuangan terbaik, dan sarasehan rumah adat dan pakaian adat. Pada 28 November 2017 juga akan dilaksanakan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, padat karya infrastruktur 8 desa, bedah rumah di Banten Lama, bulan diskon mal, partisipasi Banten Expo dan penghargaan Kota Layak Anak, dan Banten inbestment Gathering. []

 

Hubungi Kami


Statistik Kunjungan


Kontak Kami