Kemenpar Dorong Promosi Pariwisata KEK Tanjung Lesung Melalui Strategi Pemasaran

BY

Sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus mendapat perhatian sekaligus dorongan dari pemerintah pusat maupun daerah melalui strategi promosi pariwisata yang semakin gencar dilakukan. Strategi pemasaran untuk menarik wisatawan berkunjung ke KEK Tanjung Lesung tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan kawasan yang akan menjadi sentral daya tarik pariwisata Banten.

Kasubid Promosi Perjalanan Insentif Kemenpar Hendri Karnoza menjelaskan, Tanjung Lesung yang juga merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) terus menunjukan perkembangan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan melalui peran pelaku pariwisata dari semua bidang. Kemenpar sangat mengapresiasi Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang yang telah berupaya membantu dalam mengembangkan potensi Tanjung Lesung dan sekitarnya baik dari sisi penataan destinasi maupun pemasarannya.

"Kemenpar bekerjasama dengan tim percepatan destinasi prioritas telah menggandeng keterlibatan Project Management Office (PMO) Tanjung Lesung sebagai langkah pengembangan destinasi yang memiliki daya tarik bagi wisatawan," ungkapnya pada kegiatan Promosi 10 Destinasi Prioritas Melalui Event Perjalanan Insentif Provinsi Banten Pada Pengenalan Deatinasi Prioritas Tanjung Lesung di Kharisma Hotel, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Senin (11/12).

Dikatakan Hendri, Kemenpar menetapkan top 3 prioritas yang dipersiapkan untuk mempercepat pengembangan Tanjung Lesung, yaitu Jalan Tol Serang-Panimbang, Bandara Banten Selatan, Reaktivasi KA Rangkasbitung Labuan.

"Kegiatan ini diharapakan bisa berdampak pada kemajuan perkembangan wisata Tanjung Lesung. Kami terus memonitor dan menggenjot segala persiapan menyangkut 10 destinasi prioritas yang bergerak di 3A baik segi atraksi, amenitas dan aksebilitasnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, jenis keragaman potensi wisata, produk kreatif daerah dan atraksi wisata yang berkembang di Pandeglang harus dicintai, dikenalkan sekaligus dipromosikan kepada pengunjungsebagai produk unggulan lokal.

"Kegiatan yang merupakan FGD ini yqng dihadiri oleh unsur pentahelix (lembaga, pelaku industri, asosiasi, akademisi, komunitas, serta media) bertujuan untuk menjaring masukan, ide, dan gagasan sehingga dapat dijadikan moment terbaik dalam mengevaluasi sekaligus merencanakan pembangunan wisata Tanjubg Lesung dan sekitarnya menjadi lebih menarik," ungkapnya.

Ditambahkan Eneng, pemerintah pusat memiliki target di tahun 2019 mendatang dapat menarik kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan nusantara, khususnya Lanjung Lesung diharapakan dapat membantu pada 1 juta kunjungan wisatawan.

"Banten memiliki branding "Banten Seven Wonders" sebagai salah satu motivasi untuk seluruh masyarakat Banten untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan ke Banten. Selain itu, kita juga harus terus berbenah dalam menciptakan destinasi yang memperhatikan sapta pesonanya agar wisatawan semakin tertarik datang ke Banten" jelas Eneng.

Disamping itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang Salman Sunardi mengatakan, terkait dengan media pemasaran destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang, pihaknya sangat mengapresiasi pemerintah sekaligus pegiat pariwisata yang terus membantu pada aspek pengembangan pariwisata.

"Kita perlu komitmen dan yakin dapat mengembangkan Tanjung Lesung apalagi akan ada akses yang akan segera dibangun sehingga menjadi peluang bagi wisata Tanjung Lesung semakin ramai dikunjungi," ujarnya.

Person in charge (PIC) Destinasi Tanjung Lesung  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ida Irawati menerangkan, saat ini prioritas dalam mengembangkan KEK Tanjung Lesung salah satunya adalah aksesabilitas.

"Tentunya akses menuju ke Tanjung Lesung akan semakin mudah oleh sebabnya kita harus memiliki strategi yang dapat mengembangkan kawasan Tanjung Lesung dengan mwnggunakan formulasi program yang baik" kata Ida. []

Hubungi Kami


Statistik Kunjungan


Kontak Kami