Pariwisata Banten Menatap Era Digital, Kadispar Dampingi Gubernur di IN-APPS Summit 2026
Sumber Gambar : Dinas Pariwisata Provinsi Banten (facebook)TANGERANG – Perkembangan teknologi digital membuka semakin banyak peluang bagi sektor pariwisata untuk berinovasi, memperluas promosi, serta menghadirkan pengalaman wisata yang semakin beragam. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kehadiran Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, yang mendampingi Gubernur Banten Andra Soni pada Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, 14–15 September 2026.
IN-APPS 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan ekosistem aplikasi dan ekonomi digital, termasuk pemerintah, industri, pengembang aplikasi, investor, komunitas, serta pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini mengangkat tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth” dan menjadi bagian dari rangkaian menuju World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat perkembangan ekosistem aplikasi digital sekaligus peluang kolaborasi dalam mendorong inovasi berbasis teknologi. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menyebut IN-APPS 2026 sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem aplikasi digital serta meningkatkan visibilitas inovasi aplikasi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi sektor pariwisata Banten, perkembangan ekosistem digital memiliki relevansi yang kuat. Teknologi dan aplikasi dapat menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi destinasi, memperkenalkan daya tarik wisata kepada calon wisatawan, serta membuka ruang inovasi dalam penyediaan informasi dan pengalaman wisata.
Digitalisasi juga memberikan peluang bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Destinasi, produk ekonomi kreatif, hingga berbagai aktivitas wisata dapat diperkenalkan melalui platform digital dengan cara yang lebih kreatif dan adaptif terhadap perubahan perilaku masyarakat.
Kehadiran Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan inovasi digital sekaligus melihat peluang kolaborasi yang dapat mendukung penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Banten.
Perkembangan teknologi juga menuntut sumber daya manusia untuk terus beradaptasi. Ekosistem digital tidak hanya membutuhkan pengguna teknologi, tetapi juga talenta yang mampu menciptakan gagasan, aplikasi, konten, dan berbagai solusi digital yang memberikan nilai tambah.
Melalui forum seperti IN-APPS Summit 2026, peluang kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, pengembang teknologi, komunitas, dan generasi kreatif semakin terbuka. Kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan sektor pariwisata dengan perkembangan teknologi digital.
Bagi Banten yang memiliki beragam destinasi wisata serta potensi ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu peluang untuk memperkuat daya saing daerah. Penggunaan teknologi secara tepat dapat mendukung promosi destinasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi pariwisata.
Dinas Pariwisata Provinsi Banten terus mendorong pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran pada IN-APPS Summit 2026 menjadi salah satu momentum untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus membuka wawasan mengenai potensi pemanfaatannya dalam mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif Banten.
Dengan semakin kuatnya ekosistem digital, pariwisata Banten diharapkan mampu bergerak lebih kreatif, adaptif, dan inovatif, sehingga potensi destinasi dan ekonomi kreatif daerah dapat semakin dikenal serta memiliki daya saing yang lebih luas.