Ujung Kulon Masuk 10 Wisata Satwa Liar Terbaik di Dunia

Sumber Gambar : Dinas Pariwisata Provinsi Banten (facebook)

BANTEN – Kabar membanggakan kembali datang dari sektor pariwisata Banten. Ekspedisi Penelusuran Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon berhasil masuk dalam jajaran 10 besar pengalaman wisata satwa liar terbaik dunia berdasarkan Wildlife Experience Index 2026 yang dirilis pada September 2026.

Dalam pemeringkatan tersebut, pengalaman Ekspedisi Penelusuran Badak Jawa di Banten menempati peringkat ke-5 dunia dengan skor 85 dari 100. Capaian ini menempatkan Ujung Kulon sejajar dengan sejumlah pengalaman wisata satwa liar kelas dunia, di antaranya trekking gorila gunung di Rwanda dan Uganda, ekspedisi penguin kaisar di Antartika, serta pelacakan macan tutul salju di kawasan Himalaya.

Pengakuan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Banten sekaligus menunjukkan bahwa potensi wisata berbasis alam dan satwa liar di daerah ini memiliki daya tarik yang mampu mendapat perhatian di tingkat global. Keberadaan Badak Jawa yang sangat langka menjadi salah satu kekuatan utama dalam menghadirkan pengalaman wisata yang unik, sekaligus memberikan nilai edukasi mengenai pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati.

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kawasan konservasi penting yang menjadi habitat alami terakhir bagi Badak Jawa. Satwa endemik tersebut saat ini hanya dapat ditemukan di kawasan Ujung Kulon, sehingga keberadaan dan kelestariannya memiliki arti penting, tidak hanya bagi Banten dan Indonesia, tetapi juga bagi upaya konservasi satwa liar dunia.

Selain memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, Taman Nasional Ujung Kulon juga memiliki nilai sejarah dan lingkungan yang tinggi. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991, yang semakin memperkuat posisi Ujung Kulon sebagai salah satu kawasan konservasi dan destinasi berbasis alam yang memiliki nilai penting secara internasional.

Masuknya Ekspedisi Penelusuran Badak Jawa dalam jajaran pengalaman wisata satwa liar terbaik dunia juga membuka peluang untuk semakin memperkenalkan Banten sebagai destinasi wildlife tourism dan ecotourism. Pengalaman wisata yang mengedepankan alam dan konservasi dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Prestasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata Banten di tingkat nasional maupun internasional. Ujung Kulon tidak sekadar menawarkan keindahan alam, tetapi menghadirkan pengalaman untuk mengenal lebih dekat kekayaan hayati Indonesia sekaligus memahami pentingnya menjaga habitat satwa langka.

Ke depan, pengembangan wisata berbasis alam dan konservasi di Banten perlu terus dilakukan dengan mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan seiring dengan upaya perlindungan ekosistem dan kelestarian Badak Jawa.

Dengan masuknya Ekspedisi Penelusuran Badak Jawa ke peringkat ke-5 dunia, Ujung Kulon kembali menunjukkan bahwa Banten memiliki destinasi dengan daya tarik kelas dunia. Capaian ini menjadi energi positif untuk terus memperkuat citra Banten sebagai destinasi wisata alam, satwa liar, dan konservasi yang berkelas internasional.


Share this Post